Entri Populer

Senin, 14 November 2011

Sumber Daya Alam dalam kajian Geografi


Sumber Daya Alam Dalam Kajian Geografi
Oleh:
Ana Sulthonah Mutmainah/S.1 Pendidikan Geografi UM/109821417288
            Sumber Daya Alam atau natural resources adalah segala sesuatu yang ada di alam yang memiliki potensi dan dapat dimanfaatkan untuk kelangsungan hidup makhluk. Hal ini berkaitan erat dengan atmosfer, hidrosfer, litosfer, biosfer, dan astenosfer yang merupakan kompenen geosfer. Sumber daya alam meliputi sumber daya yang bisa diperbarui (renewable resources) maupun yang tidak dapat diperbarui (unrenewable resources). Sumber daya alam yang dapat diperbarui artiya keberadaannya dimuka bumi ini dapat diperbarui. Misalnya air, tanah, tumbuhan, dll. Sumber daya tersebut dapat bertambah dan berkurang serta dimanfaatkan oleh makhluk setiap harinya untuk mempertahankan hidup mereka. Sedangkan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui merupakan sumber daya alam yang memiliki persediaan tetap, tidak dapat ditambah hanya bisa dikurangi untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Hal ini dikarenakan proses terbentuknya membutuhkan waktu yang sangat lama sehingga keberadaannya tidak bisa diperbarui.
Sumber daya alam dapat dikaji dalam berbagai ilmu pengetahuan, tergantung dari sudut mana hal itu dipandang. Salah satu contoh sumber daya alam dikaji dalam teropong ilmu geografi. Melalui pendekatan ilmu geografi sumber daya alam tidak secara murni dikaji melainkan dikaitkan dengan kehidupan manusia di permukaan bumi (antroposfer). Sumber daya alam yang terdiri dari berbagai komponen yaitu lithosfer, hidrosfer, atmosfer, dan biosfer memiliki keterkaitan dengan kelangsungan hidup manusia dan lingkungannya. Hal ini merupakan ciri khas ilmu geografi yang merupakan suatu ilmu dengan obyek kajian alam/lingkungan, manusia, serta keterkaitan antara keduanya.  
Dalam kajian ilmu geografi sumber daya alam dikaji mengenai proses terbentuknya, persebarannya di suatu daerah (kajian spasial), potensi sumber daya alam di suatu daerah, permasalahan yang timbul terkait kelangsungan hidup manusia beserta lingkungannya dan juga solusi yang disesuaikan dengan kondisi geografis daerah tersebut. Hal ini selaras dengan metode pendekatan ilmu geografi dalam memecahkan suatu permasalahan untuk menemukan solusi yang sesuai. Yaitu melalui pendekatan spasial/keruangan, pendekatan ekologi/kelingkungan, serta pendekatan kompleks wilayah. Melalui pendekatan spasial kita dapat mengetahui potensi dan persebaran sumber daya alam di suatu daerah yang berbeda antar satu daerah dengan yang lainnya. Sedangkan dengan pendekatan ekologi kita dapat mengetahui dan menganalisis keterkaitan antara sumber daya alam dengan kehidupan manusia. Dalam pendekatan ekologi ini hal yang menjadi fokus utama adalah bagaimana manusia memanfaatkan sumber daya alam dalam kehidupannya dengan berbagai aktivitas, baik yang menimbulkan dampak positif maupun negatif bagi alam. Sedangkan metode pendekatan yang terakhir yaitu kompleks wilayah. Metode pendekatan ini merupakan gabungan dari analisa spasial dan ekologi, sehingga dalam mengkaji sumber daya alam akan ditemukan sebuah hasil bahwa perbedaan potensi dan persebaran sumber daya alam di masing-masing daerah akan menyebabkan perbedaan pada aktivitas yang dilakukan manusia. Hal ini mengindikasikan bahwa permasalahan beserta solusi yang timbul pun juga akan berbeda di tiap-tiap daerah dillihat dari unsur spasialnya.
Oleh karena itu mempelajari sumber daya alam dengan sudut pandang ilmu geografi akan berbeda jika kita mempelajari murni sumber daya alam secara keseluruhan. Obyek kajiannya pun tidak hanya pada sumber daya alam itu saja melainkan juga pada aktivitas manusia dalam memanfaatkannya. Hal ini menjadi unsur pembeda ilmu geografi dengan ilmu lain meskipun obyek yang dikaji sama yaitu sumber daya alam. Sehingga sangatlah jelas kajian sumber daya alam dengan sudut pandang ilmu geografi tidak hanya mempelajari bagaimana proses terbentuknya berdasarkan aktivitas geologi melainkan juga mempelajari bagaimana potensi dan persebarannya di muka bumi, pemanfaatannya bagi kelangsungan hidup manusia, serta permasalahan dan solusi yang timbul terkait hal itu sesuai kajian spasialnya.       

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar